Posted in August 2011

Ini passion-ku, mana passion-mu?

Passion? Sebenarnya apa sih Passion itu? Secara sembrono banyak sekali dalam buku atau terjemahan dari acara TV yang saya tonton menerjemahkan Passion dengan kata “gairah” dalam konteks romansa semata. Mungkin tidak salah juga diartikan dengan gairah, namun menurut saya arti kata passion jauh lebih rumit dan dalam dibanding semata-mata kata “gairah”.

Passion dalam banyak hal bisa dimaknai sebagai jalan hidup atau bahkan hidup itu sendiri. Passion merupakan semacam energi atau bahan bakar untuk menggerakkan hidup seseorang. Keberhasilan menemukan passion dan menjalaninya membuat hidup seseorang jauh lebih berarti dan oleh karenanya mempermudah seseorang untuk mencapai gerbang kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidupnya. Dengan passion seseorang tidak akan pernah mengalami apa yang dirasakan sebagai “bekerja” karena apa yang disebut orang lain sebagai pekerjaan akan dimaknai sebagai suatu perjalanan hidup yang membahagiakannya. Intinya tetap bersenang-senang dan terus mendapatkan penghasilan.

Namun pertanyaan yang seringkali muncul adalah bagaimana cara kita menemukan passion? Boro-boro mau menjalani hidup sesuai passion kalau kita belum mengetahui bagaimana menemukan passion itu. Saya sendiri termasuk orang yang mulanya kesulitan menemukan passion saya dikarenakan sampai beberapa waktu lalu saya belum benar-benar memahami apa itu passion dan terlebih bagaimana menemukannya.

Setelah tanya sana-sini dan mencari dalam berbagai literatur dan terlebih lagi berusaha mengamalkannya. Maka akhirnya saya putuskan untuk sharing tentang proses menemukan passion tersebut. Metode ini sangat berguna bagi saya dan semoga bisa menginspirasi Anda semua. Metode ini sengaja saya buat dalam bentuk daftar dengan tujuan untuk mempermudah Anda memahami langkah demi langkah meskipun dalam prakteknya langkah tersebut tidaklah kaku melainkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Langkah Pertama: IDENTIFIKASI

Pernahkah Anda sejenak berdiam diri dan berefleksi tentang bidang yang sangat Anda KUASAI? Sangat Anda SUKAI? Atau bidang-bidang yang diam-diam Anda IMPIKAN? Cobalah melakukan refleksi dan akseslah segenap memori dalam hidup Anda tentang kejadian-kejadian atau hal-hal yang membuat Anda merasa sangat BAHAGIA, BERSEMANGAT, dan TERTANTANG untuk menjalaninya.

Langkah kedua: BUATLAH DAFTAR

Setelah melakukan identifikasi, maka buatlah daftar tentang hal-hal yang Anda KUASAI, SUKAI, atau IMPIKAN. Setelah daftar tersusun, buatlah urutan berdasarkan skala prioritas. Untuk membuat skala prioritas sangatlah mudah, cukup tanyakan kepada diri Anda sendiri dari masing-masing daftar tersebut, dari skala 1-5 dimana 1 untuk kurang dikuasai, disukai, atau diimpikan dan 5 untuk paling dikuasai, disukai, dan diimpikan. Setelah menentukan skornya maka susunlah daftar tersebut mulai dari poin tertinggi.

Langkah ketiga: LAKUKAN EKSPERIMEN

Dengan daftar prioritas yang telah Anda miliki, selanjutnya adalah melakukan eksperimen terhadap masing-masing daftar tersebut. Jalankanlah satu demi satu hal-hal yang ada dalam daftar tersebut. Misalkan daftar tertinggi adalah memasak, maka cobalah memasak dengan lebih sering dalam kurun waktu tertentu dan rasakanlah bagaimana perasaan Anda terhadap aktivitas tersebut. Apakah Anda merasa sangat bahagia atau malah justru biasa-biasa saja dan bahkan pada akhirnya merasa bosan?

Langkah keempat: BUATLAH DAFTAR UNGGULAN

Setelah melakukan eksperimen, maka langkah selanjutnya adalah membuat nominasi daftar unggulan atau finalis dari daftar yang ada. Ambilah 2 aktivitas teratas yang setelah Anda coba jalankan tetap menjadi daftar teratas dari yang Anda kuasai, sukai, dan impikan.

Langkah kelima: LAWAN KETAKUTAN ANDA

Dengan nominasi tersebut, maka kenali pendapat Anda tentang nominasi tersebut. Apakah ada ketakutan atau keraguan yang Anda rasakan dengan pilihan-pilihan tersebut? Setelah menemukan tantangan tersebut maka langkah selanjutnya adalah MELAWANNYA. Dalam kondisi ideal dimana Anda PASTI berhasil, apakah yang akan Anda lakukan dengan pilihan Anda tersebut? Kumpulkan sebanyak mungkin jawaban terhadap pertanyaan tersebut. Juga pertanyaan tentang apa kondisi terburuk yang bisa terjadi dari ketakutan tersebut? Faktanya sebagian besar ketakutan hanya merupakan imajinasi berlebihan dari otak kita dan tidak berlandaskan pada realitas yang ada. Satu-satunya jalan untuk menghindarkan dari ketakutan adalah dengan melawannya!

Langkah keenam: HIDUP DENGAN PASSION ANDA

Langkah ini merupakan langkah yang paling penting sekaligus paling MENANTANG. Setelah menentukan passion Anda dan melawan keraguan Anda, langkah selanjutnya adalah menentukan cara untuk memperoleh nafkah dari PASSION Anda tersebut. Saya merekomendasikan Anda untuk mencari literatur yang lebih dalam tentang bagaimana memperoleh penghasilan dari PASSION Anda tersebut. Bertanyalah kepada orang-orang yang terlebih dahulu sukses dalam bidang sesuai passion Anda tersebut. Dan juga yang tak kalah penting carilah mentor atau coach yang kompeten guna membantu Anda menjalani hidup sesuai dengan passion Anda.

Passion bukanlah suatu hal yang statik, pada titik tertentu passion bisa saja berubah dan berkembang sesuai kedewasaan dan tingkat pengalaman seseorang. Pada akhirnya hal yang terpenting adalah melakukan ACTION dan secara terus menerus melakukan pengembangan dari waktu ke waktu. Selamat mencari dan menjalani passion Anda. Saya jamin, “your life will never been the same”. ***

Tagged , ,

Mbah Min Kebo

Langkah kaki membawaku menyusuri jalan setapak itu. Jalan lengang dan berdebu yang sudah lama kutinggalkan semenjak meninggalkan desa ini menuju belahan bumi yang lain guna mengejar segumpal asa. Jalan itu masih sama seperti 16 tahun yang lalu, masih berkerikil dan bopeng di sana-sini serta hanya bisa dilewati oleh satu mobil bergantian.

Di tengah jalan kulewati kuburan tua dimana tubuh Mbah Min Kebo dimakamkan. Nisannya terletak di ujung pekuburan desa dekat dengan jalan yang kulewati. Makam itu dihiasi dengan nisan kusam yang tampaknya sudah belasan tahun tidak dikunjungi oleh kerabatnya. Rumput liar dan daun-daun kamboja kering menjadi penghias makam itu. Dorongan hati menghantarku menuju makam itu.

Sejurus kemudian aku telah terpekur di depan makam itu dan melihat tulisan yang ada di nisan itu. Min Kebo, lahir 8 Juni 1930 wafat 19 Agustus 1978. Aku sendiri kurang mengenal siapa sesungguhnya Mbah Min Kebo itu. Namun yang kudengar dari para tetua di desaku, dulunya dia orang kaya dan terpandang di desaku. Mbah Min Kebo adalah seorang blantik atau pedagang hewan ternak yang sangat sukses. Kurasa dari profesinya itulah dia memperoleh panggilan Min Kebo. Ya, Min Kebo alias Min Kerbau. Padahal nama yang diberikan oleh orang tuanya adalah Suparmin. Tapi karena profesinya dan mungkin demi mempermudah panggilan, orang memanggilnya Min Kebo.

Di masa jayanya Min Kebo memiliki beberapa istri dan lebih banyak lagi simpanan. Kekayaannya yang berlimpah membuatnya memiliki kebebasan untuk menunjuk siapapun perempuan yang ingin dikawininya baik resmi maupun siri. Sepupu jauh nenekku adalah salah seorang istrinya.

Kekayaan dan kesuksesan berdagang hewan ternak membuat Min Kebo menjadi semacam raja kecil di desaku. Semua orang sangat menghormatinya tak terkecuali orang tuaku. Mulanya Suparmin muda dikenal sebagai pemuda miskin namun ramah dan seorang pekerja keras. Berkat kepiawaiannya berdagang lama-lama dia menjelma menjadi salah seorang terkaya di desaku.

Hal tersebut membuatnya terkena sindrom “melik nggendong lali” alias kesuksesan membawanya lupa akan dirinya yang dulu. Laksana dongeng Petruk Jadi Raja dalam cerita wayang orang yang terkenal itu dia mulai menjalani hidupnya dengan foya-foya dan berantakan. Pemuda Suparmin yang dulunya ramah dan ringan tangan menjelma menjadi seorang Min Kebo yang suka bermabuk-mabukkan, tukang kawin, dan terlebih-lebih suka judi dadu.

Kekayaan membuatnya lupa diri, sanjungan orang di sekitarnya telah membuatnya merasa telah menguasai dunia dan tak akan ada suatu hal dalam hidup yang akan membuatnya miskin atau gagal. Dia merasa menjadi semacam titisan dari Midas yang apapun yang disentuhnya berubah menjadi emas.

Kegilaan demi kegilaan membuatnya lupa diri akan dirinya yang sesungguhnya.. Kebahagiaan semu dari perjudian, minuman keras, dan goyang lenggok pinggul para penari ledhek yang bahenol pelan-pelan tapi pasti membuatnya terjerembab dalam kekelaman dan sumur gelap kehidupan yang semakin dalam.

Semakin lama dia semakin lupa diri hingga puncaknya usaha jual-beli hewan ternaknya menjadi terlupakan dan mulai ditinggalkan oleh pembelinya. Mbah Min Kebo mulai menipu orang-orang yang dulu sangat mempercayainya. Kekalahan demi kekalahan dari permainan judi dadu telah menyeretnya menjadi seorang penghutang demi memenuhi nafsunya liarnya. Terlebih lagi affairnya dengan Sumarni, seorang penari ledhek yang memang memiliki tubuh sintal dengan wajah yang cantik dan bersinar, semakin menguras hartanya. Meskipun usahanya meredup, Min Kebo tetap memaksakan dirinya memanjakan penari ledhek itu dengan barang-barang mahal yang diperolehnya dari hasil mengutang dan menipu orang.

Orang-orang yang ditipu dan dihutanginya mulai gelisah karena uang yang dipinjamkannya tidak dibayar kembali oleh Mbah Min Kebo. Hingga akhirnya mereka bersepakat untuk untuk memburu Min Kebo guna melunasi hutang-hutang itu. Naas bagi Min Kebo, suatu malam sewaktu dia meringkuk di rumah ledhek simpanannya orang-orang desa menemukannya. Bukannya menyerah dan berjanji membayar hutang, dia malah menantang orang-orang berkelahi. Kemarahan dan kegeraman yang memuncak dari orang-orang desa membuat mereka gelap mata dan mengeroyok Mbah Min Kebo tanpa ampun. Semua orang itu memukul dan menganiaya Mbah Min Kebo hingga akhirnya dia tewas dengan tragis.

Itulah kisah Mbah Min Kebo yang memilukan. Entah kenapa bulu di tengkukku tiba-tiba berdiri dan kurasakan desiran angin yang aneh. Tanpa menunggu lama, aku langsung bergegas meninggalkan makam tersebut dan melanjutkan perjalananku menuju rumah orang tuaku. ***

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.